Bagaimana Bersikap Asertif dalam Pekerjaan?

Memaksakan diri Anda untuk menyampaikan apa yang ada di pikiran Anda bisa berujung pada perselisihan dengan rekan kerja Anda.

Sayangnya, selalu mengatakan “ya” dan setuju dengan apapun keputusan yang dipilih tidak akan membawa Anda ke mana-mana.

Pada akhirnya, karir Anda akan stagnan dan membuat Anda merasa frustrasi dan kecewa.

Sekarang adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk membela diri sendiri dan berubah. Tinggalkan kebiasaan untuk selalu setuju dan cobalah bersikap asertif (tegas) dalam pekerjaan.

Berikut adalah beberapa cara bagaimana bersikap asertif dalam pekerjaan.

Apa Itu Asertif?

Jika Anda takut akan apa yang orang katakan tentang Anda dan selalu setuju dengan setiap poin yang dibuat oleh rekan kerja, Anda berpotensi mengembangkan perilaku pasif dalam perkembangan karir Anda.

Oleh karena itu, Anda harus lebih tegas dan memberanikan diri untuk tidak selalu setuju dan membela pendapat Anda.

Menjadi asertif berarti Anda yang jujur terhadap diri sendiri dan orang di sekitar Anda tentang keinginan, kebutuhan, dan hak Anda tanpa mengabaikan keinginan, kebutuhan, dan hak orang lain.

Dengan kata lain, Anda memberikan Win-Win solution bagi kedua belah pihak. Jika Anda menerapkan perilaku asertif dalam lingkungan kerja Anda, Anda akan lebih percaya diri dan terjamin.

Anda akan dapat menyuarakan pendapat Anda meskipun pendapat Anda tidak keluar sebagai solusi terbaik.

Bagaimana Bersikap Asertif di Pekerjaan

Adalah penting untuk menghargai diri Anda sendiri. Menghargai diri sendiri berarti Anda mengenali nilai Anda sehingga Anda akan mampu memperlakukan kolega Anda dengan baik dan mendapatkan rasa hormat dari mereka.

Rasa hormat juga akan menuntun Anda untuk membangun dan mengembangkan keterampilan komunikasi antara Anda dan mereka.

Berikut adalah beberapa langkah berikut untuk bersikap asertif dalam pekerjaan.

Kenali Nilai Anda

Saya sering mengamati mantan kolega saya, yang baru-baru ini dipromosikan menjadi pengawas, mulai dari cara dia memperlakukan saya dan kolega di tempat kerja.

Dia bertanggung jawab dan berdedikasi pada pekerjaannya. Kegigihannya dalam bekerja membuat manajer dan kami terkesan.

Selain itu, ia bersedia membantu saya dan orang lain untuk job description yang belum sepenuhnya kami mengerti. Akibatnya, ia mendapatkan rasa hormat dari saya dan orang lain.

Berdasarkan cerita itu, Anda perlu mengetahui nilai Anda dan memberikan yang terbaik untuk tempat kerja Anda.

Cobalah untuk menghindari kritik dari kolega lain yang berujung pada mencari-cari kesalahan, kekurangan, dan kegagalan Anda. Apa pun kesalahan yang Anda buat, Anda harus memperbaikinya dan tetap bersikap positi.

Belajar dari kesalahan dan rangkul diri Anda sehingga Anda bekerja lebih baik. Orang akan mengetahui nilai Anda.

Kenali kewajiban dan hak Anda

Langkah lain untuk bersikap tegas di tempat kerja adalah mengetahui kewajiban dan hak Anda. Pastikan Anda mengetahui deskripsi pekerjaan utama Anda: kewajiban dan hak.

Anda juga harus tetap up-to-date terhadap informasi terbaru petunjuk kebijakan karyawan. Pemberitahuan yang diterbitkan dapat mengumumkan informasi penting tentang job description tambahan.

Cobalah untuk bersikap tegas dengan mempelajari batasan etika dan hukum dari lingkungan kerja Anda.

Sebagai contoh, jika kantor Anda memiliki 8 jam kerja dan Anda bekerja lebih dari itu dan perusahaan tidak membayar lembur Anda lebih dari sekali, segera cari tahu tentang aturan upah lembur.

Jadi, Anda bisa mempertahankan apa yang layak Anda dapatkan.

Baca juga aturan ketenagakerjaan jika Anda merasa diperlakukan tidak baik atau dilecehkan. Ini akan membantu Anda dalam mencari perlindungan.

Tingkatkan kepercayaan diri Anda

Banyak orang cenderung menerima begitu saja apa yang telah mereka alami dan capai di tempat kerja mereka, entah itu kecil atau besar. Alhasil, pengalaman dan prestasi yang dicapai tidak lagi mendapatkan penghargaan yang layak.

Jika Anda menemukan kasus ini terjadi pada Anda, Anda perlu meningkatkan dan memperbaiki kepercayaan diri Anda.

Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri, seperti belajar keterampilan baru atau bergabung dengan beberapa workshop dan seminar.

Kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda karena mereka bekerja sama dengan pencapaian dan dedikasi yang Anda miliki sebelumnya.

Kolega Anda akan mulai mengingat kekuatan, pencapaian, dan keterampilan yang selalu Anda lupa.

Jangan lupa untuk mendokumentasikan prestasi dan capaian yang diperoleh untuk membantu memperbaiki suasana hati Anda dan ketika Anda sedang down.

Ketahui Batasan Anda

Mengetahui dan menetapkan batasan-batasan Anda sangatlah penting untuk dilakukan untuk menghindari frustrasi, stres, marah, dan burn-out.

Kehilangan akhir pekan karena proyek baru dan melakukan pekerjaan lembur tanpa istirahat yang cukup dapat mengakibatkan stres.

Ingatkan diri Anda akan keinginan dan kebutuhan untuk diri sendiri dan dari tempat kerja Anda. Anda perlu mengatur batasan dan mengetahui keterbatasan Anda dengan berkomunikasi langsung ke atasan Anda.

Katakanlah kepada atasan Anda bahwa jika Anda terus melakukan pekerjaan lembur, Anda akan kelelahan, dan kinerja kerja Anda akan berada dalam keadaan yang buruk dan itu akan mempengaruhi perusahaan.

Kesimpulannya, bersikap tegas berarti Anda perlu membela apa yang Anda butuhkan dan inginkan tanpa mengganggu hak, keinginan, dan kebutuhan kolega Anda.

Oleh karena itu, jika Anda lelah untuk mengatakan ya dan setuju tanpa memberitahu pendapat Anda, sudah waktunya bagi Anda untuk mendorong diri sendiri dan mengubah Anda yang dulu menjadi Anda yang sekarang dengan mengikuti langkah bagaimana bersikap asertif (tegas) di tempat kerja seperti yang dipaparkan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like