Bisakah Anda Belajar untuk Berhenti Mencintai Seseorang?

Cinta yang tak terbalas itu sakit, dan lebih dari sekedar perasaan romantis.

Jika Anda tidak tahu bagaimana cara berhenti mencintai seseorang, Anda akan terjebak dalam penjara psikologis, tidak mampu melanjutkan hidup. Perasaan tersebut membawa efek negatif bagi kesehatan mental Anda.

Untungnya, “berhenti mencintai seseorang” adalah sesuatu yang bisa dipelajari. Cari tahu bagaimana melepaskan beban yang berat ini dan mulai membuka diri terhadap kemungkinan-kemungkinan baru dalam hidup.

Kapan Anda Harus Berhenti Mencintai Seseorang?

Boleh saja merindukan seseorang atau menyimpan kenangan manis tentangnya di masa lalu. Hal tersebut bisa jadi berbahaya jika Anda kehilangan kendali atas hidup Anda sendiri. Berikut adalah beberapa lampu merah yang menjadi tanda Anda harus berhenti mencintai seseorang:

  • Saat Anda mulai menyalahkan atau meremehkan diri sendiri

Apakah Anda menyalahkan diri Anda karena tidak cantik, tampan, pintar, atau cukup kaya untuk seseorang? Apakah Anda mulai membandingkan diri degan orang lain, tanpa mempertimbangkan kondisi Anda sebenarnya? Evaluasi diri adalah hal yang baik, tapi jika terjadi terus menerus akan menurunkan harga diri Anda.

  • Saat Anda membuang semua hal penting

Apakah Anda mengabaikan pekerjaan, kehidupan sosial, dan keluarga Anda hanya karena seseorang yang Anda rindukan? Hati-hati, karena hal ini mungkin tidak seromantis kedengarannya. Hubungan yang sehat berdasar pada keseimbangan dan saling mengerti satu sama lain. Jika satu pihak harus mengorbankan segala yang penting dalam kehidupan pribadinya, hubungan tersebut tidak pantas dipertahankan.

  • Saat Anda membiarkan masa lalu mempengaruhi masa depan

Apakah Anda ragu untuk memulai hubungan baru karena cinta tak berbalas? Apakah Anda membiarkan seseorang dari masa lalu menentukan pandangan Anda terhadap orang baru? Jika iya, Anda telah membiarkan sesuatu dari masa lalu mempengaruhi hubungan potensial Anda. Masa lalu tersebut selalu membayangi setiap keputusan yang akan Anda ambil.

  • Saat pandangan Anda menjadi sinis dan benci

Sinis dan pesimis adalah sikap alamiah manusia. Namun, jika kebencian, sinisme, dan sifat negatif lainnya mulai menjadi kebiasaan, Anda harus mulai merenung. Sifat negatif yang berakar dari cinta tak berbalas tidak seharusnya menghalangi pandangan Anda terhadap dunia.

  • Ketika seseorang tersebut adalah racun

Cinta dan kekaguman dapat menghalangi penilaian Anda dengan mudah. Namun, Anda harus mulai mengecek lagi apakah orang tersbut adalah racun. Apakah ia dengan sengaja melukai orang lain? selalu mengingkari janji? Mengatakan hal-hal yang menghancurkan kehormatan dan reputasi orang lain? Tanda-tanda ini harus menjadi peringatan bahwa orang tersebut tidak pantas untuk Anda cintai.

Menantang sentimen positif Anda terhadap seseorang terasa sulit karena Anda harus memeriksa kembali pandangan dan pemikiran Anda. Namun, belajar untuk mencintai seseorang sangat penting agar Anda merasa menjadi manusia seutuhnya lagi.

Langkah Melupakan Seseorang

Ada banyak alasan mengapa kita merindukan seseorang yang mustahil, mulai dari cinta tak berbalas hingga kehilangan orang yang dicintai untuk dimiliki orang lain. Hal tersulit untuk dilakukan adalah merelakan atau “melupakan”.

Untungnya, ini merupakah sesuatu yang bisa dilakukan melalui beberapa langkah. Inilah yang bisa Anda lakukan:

  1. Menerima dan mengakui kesedihan

Menerima kedukaan, kehilangan, dan kesedihan adalah langkah pertama untuk melepaskan. Banyak orang menolak untuk mengakui bahwa mereka telah “kehilangan” seseorang, mengelak dari kedukaan tersebut dengan harapan dapat memperbaiki segalanya. Terima semua kesedihan dan biarkan diri Anda untuk berduka atas kehilangan cinta.

  1. Kurangi hubungan dengan orang tersebut

Apakah Anda merindukan seseorang yang tidak bisa Anda cintai? Atau bersedih karena kenangan lama dari seseorang yang telah tiada? Kurangi semua hubungan dengan segala hal yang mengingatkan Anda pada mereka. Berhenti mengikuti akun media sosial mereka. Hapus foto-foto atau pindahkan ke penyimpanan awan pribadi. Ubah rutinitas Anda untuk mengurangi pertemuan dengan orang tersebut.

Jika Anda punya barang peninggalan mereka, sumbangkan, buang, atau berikan pada orang lain. Anda boleh menyimpan satu atau dua benda yang paling berharga, tetapi menyimpan terlalu banyak hanya akan menggoda kenangan pahit untuk kembali.

  1. Ekspresikan perasaan (tapi bukan secara negatif)

Mengekspresikan apa yang Anda rasakan adalah sebuah penyembuhan. Namun, jangan lakukan reaksi-reaksi negatif seperti melukai diri sendiri atau orang lain, menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan, dan merusak barang. Cara-cara tersebut hanya memberi kelegaan sesaat. Ekspresikan kesedihan dan kehilangan Anda dengan menangis, bercerita pada seseorang, menulis jurnal, melukis, bermain musik, atau melakukan hobi.

  1. Bercerita pada seseorang yang bisa diandalkan

Seorang yang bisa diandalkan tidak hanya mendengarkan dan mendukung Anda tetapi juga memberikan pandangan baru yang segar. Orang ini bisa anggota keluarga, teman, atau siapa saja yang Anda percayai. Anda bisa mengeluarkan uneg-uneg dan meminta dukungan mereka untuk melewati masa-masa sulit.

  1. Tata ulang pengalaman Anda

Dalam terapi kognitif, terapis mengajarkan pada klien untuk menata ulang cara mereka berpikir sebagai bagian dari penyembuhan. Anda bisa melakukan hal yang sama dengan menata ulang pengalaman-pengalaman buruk. Daripada menangisi cinta tak berbalas atau kehilangan mendalam, anggaplah hal tersebut sebagai kesempatan untuk menjadi seseorang yang lebih kuat, lebih bijak, dan tabah.

Pada akhirnya, ingat bahwa Anda bisa menjadi orang yang lebih baik tanpa memiliki perasaan tak terbalas. Anda bisa mendapatkan energi ekstra untuk fokus pada hal-hal yang lebih penting.

Melanjutkan hidup memang sulit, tapi Anda bisa melakukannya! Kehilangan seseorang yang Anda cintai atau memiliki cinta tak terbalas menyebabkan perasaan-perasaan negatif, tapi semua itu akan berlalu seiring berjalannya waktu. Belajar bagaimana berhenti mencintai seseorang tidak akan menghilangkan cinta dari dalam diri Anda. Sebaliknya, Anda akan menjadi orang yang lebih kuat dengan masa depan dan bahkan kehidupan cinta yang lebih baik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like