Eskapisme: Bermanfaat atau Berbahaya?

Apakah Anda pernah menghabiskan waktu berjam-berjam untuk berkhayal sendirian?

Pernahkah Anda berimajinai untuk bergabung dalam suatu pertempuran melawan alien seperti di film-film Sci-Fi?

Apakah Anda merasa video game menghibur?

Jika iya, Anda telah familiar dengan metode coping yang disebut eskapisme (Escapism).

Dalam psikologi, definisi eskapisme terkait dengan distraksi suka rela atau menjauhkan diri dari dunia nyata. Eskapisme tidak selalu berarti membaca, menonton, atau mencari hiburan apa pun. Bahkan lamunan pun adalah salah satu bentuk tindakan eskapisme (pelarian).

Beberapa orang berpikir pelarian sebagai hal yang baik, sementara yang lain menganggapnya sebagai tidak berguna, tidak produktif, atau bahkan berbahaya. Pertanyaannya adalah: Kapan eskpisme bermanfaat? Apa batasnya sebelum menjadi berbahaya?

Eskapisme sebagai mekanisme coping

Banyak orang (mungkin termasuk Anda) telah menggunakan pelarian sebagai mekanisme mengatasi stres. Ketika tanggung jawab Anda sehari-hari menjadi luar biasa, tentu sangat menyenangkan untuk menjauhkan diri sejenak dari “dunia nyata.” Novel, game, atau film favorit Anda menjauhkan pikiran Anda dari atasan yang sering mengeluh, klien yang menuntut, atau lalu lintas yang buruk.

Eskapisme juga baik untuk mengurangi burnout, yang merupakan kelelahan ekstrim akibat stres kronis. Tanpa strategi pelarian yang baik, Anda akan merasa lelah dan tidak mampu menyelesaikan tugas, bahkan yang paling sederhana sekalipun. Anda dapat membaca, bermain, atau menonton film untuk melarikan diri dari tekanan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa strategi coping, tekanan kecil Anda dapat terakumulasi ke dalam kondisi yang lebih parah.

Akhirnya, pelarian membantu Anda mengurangi tekanan dari luar. Strategi pelarian sederhana seperti melamun akan membantu Anda untuk menyelami batin Anda. Ini adalah sesuatu yang tidak cukup dilakukan oleh banyak orang di era yang serba cepat dan penuh distraksi.

Apakah Eskapisme berbahaya?

Eskapisme mungkin baik untuk jangka pendek. Namun, metode coping ini juga dapat berbahaya jika Anda menggunakannya secara berlebihan.

Bayangkan Anda memiliki masalah serius di pekerjaan yang mempengaruhi kinerja harian Anda, seperti rekan kerja yang pasif-agresif atau manajer yang seksis. Anda mungkin dapat mengurangi stres yang berhubungan dengan pekerjaan Anda dengan bermain game atau menjelajahi media sosial selama beberapa jam. Namun, jika Anda tidak menyelesaikan akar permasalahnnya, Anda akan selamanya merasa tertekan.

Eskapisme juga dapat mencegah Anda untuk melihat kenyataan. Menghadapi kebenaran atau masalah aktual mungkin tidak menyenangkan, tetapi itu diperlukan untuk kesehatan mental yang lebih baik. Jika Anda ingin tumbuh dan memiliki kehidupan yang lebih baik, Anda harus mengurangi pelarian dan mulai mencari pada solusi nyata untuk masalah saat ini.

Cara menghentikan ketergantungan pada eskapisme

Eskapisme bukanlah hal yang buruk atau baik. Anda hanya perlu tahu kapan menggunakannya. Ketika masalah Anda memerlukan tindakan langsung, Anda harus tahu kapan dan bagaimana cara mengganti metode coping.

Berikut adalah beberapa cara untuk melatih pikiran Anda agar tidak menggunakan pelarian secara berlebihan:

  • Ganti satu hal positif dengan yang lain

Pernahkah Anda menolak undangan makan malam dari seorang teman hanya untuk bermain game? Cobalah sekali-kali makan malam bersama teman alih-alih bermain game. Pertemuan dengan teman Anda adalah kegiatan yang positif, akan tetapi terasa lebih real daripada game. Ingat, Anda masih bisa memainkannya setelah Anda pulang.

  • Refuel, jangan melarikan diri

Kata “Eskapisme” seolah menciptakan rasa bahwa Anda “melarikan diri” dari masalah. Ubah sudut pandang Anda dengan mengganti kata “Eskapisme” dengan “refuel (isi ulang).” Yang terakhir menyiratkan bahwa Anda hanya menggunakan me-time Anda untuk menyegarkan pikiran Anda, sebelum kembali dan menanggulangi masalah dengan kondisi mental yang prima.

  • Kurangi dosis eskapisme

Anda tidak perlu meninggalkan buku fantasi, game, atau film favorit Anda, akan tetapi kurangi dosisnya. Daripada membaca atau menonton film selama lima jam setiap malam, cobalah kurangi durasinya menjadi satu jam saja. Anda boleh menghabiskan waktu berjam-jam untuk kegiatan tersebut di akhir pekan atau hari libur.

  • Beralih dari dunia fantasi ke dunia nyata

Alih-alih hanya tenggelam dalam buku, film, atau game, mengapa tidak mencoba membuatnya jadi kenyataan? Pilih aktivitas yang memiliki nilai produktif lebih dari pelarian Anda. Karang cerita orisinal dan kirim ke penerbit. Luangkan waktu untuk menjelajahi kota tempat Anda tinggal. Daftar kursus online dan pelajari hal-hal baru seperti pemrograman, menggambar, atau bahasa asing.

Anda masih bisa memiliki pelarian Anda, tetapi terkadang Anda harus lebih menyatu ke dunia nyata supaya Anda bertumbuh dan memiliki mekanisme coping yang lebih baik.

Tanyakan dirimu: Mengapa Anda perlu Eskapisme?

Ketika Anda mendapati diri Anda sering menggunakan eskapisme, saatnya untuk bertanya: Kenapa Anda membutuhkannya?

Ingat, pelarian adalah alat bantu untuk meredakan stres dan untuk refuel, bukan solusi andalan. Anda tidak dapat menyelesaikan setumpuk tenggat waktu atau tagihan bulanan dengan membaca Harry Potter selama berjam-jam. Renungkan hidup Anda selama beberapa bulan atau tahun belakangan, dan tanyakan: apa yang paling menekankan Anda? Apa masalah yang membuat Anda ingin melarikan diri?

Ketika Anda menyadari adanya masalah, temukan cara-cara praktis untuk menyelesaikannya. Bicaralah dengan atasan atau guru Anda. Hubungi anggota keluarga atau teman tepercaya Anda. Atur ulang prioritas hidup Anda dan cari peluang baru jika mungkin. Ketika Anda mencoba untuk memperbaiki hidup Anda, Anda dapat menggunakan eskapisme dalam dosis kecil untuk membantu Anda dalam mengatasi kesulitan.

Kesimpulan

Definisi eskapisme menekankan pada “melarikan diri.” Namun, Anda dapat megganti artinya menjadi “refuel (isi ulang),” yang memberikan Anda mekanisme coping yang sehat untuk menghadapi stress kecil. Menghadapi masalah nyata Anda dan memecahkan mereka dengan solusi aktual adalah cara terbaik untuk memelihara kesehatan mental Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like