Intuition vs Sensing: Yang Mana Anda?

intuition vs sensing

Intuition vs Sensing sering dianggap sama saja. Padahal keduanya memilih preferensi kepribadian yang berbeda. Jadi kalau Anda ini tahu yang mana kepribadian Anda, baca artikel kami dan temukan jawabannya. Tentu saja dengan mengetahui kekuatan Anda, akan lebih mudah bagi Anda untuk meraih kesuksesan.

Intuition vs Sensing, Apa Bedanya?

Intuition dan sensing adalah dua preferensi kepribadian berbeda yang digunakan dalam Myers-Briggs Type Inventory atau tes MBTI. Buat Anda yang belum familier, MBTI adalah tes psikologi untuk mengukur kepribadian seseorang.

MBTI dikembangan oleh tim yang terdiri dari ibu dan anak, yaitu Isabel dan Katherine Briggs Myers. Myers telah mengembangkan tes tersebut berdasarkan teori kepribadian oleh Carl Gustav Jung (1921). Lebih jauh lagi, tes MBTI bisa digunakan untuk mengoptimalkan kekuatan yang sesuai dengan preferensi kepribadian Anda.

Jadi pada dasarnya, dalam hal ini baik intuition atau sensing memiliki makna yang lebih spesifik. Intuition yang kita bicarakan disini lebih dari sekedar firasat atau tebakan. Sedangkan sensing tidak ada hubungan dengan sesuatu seperti sentuhan, pendengaran, dan seterusnya.

Perbedaan antara intuition dan sensing dalam hal ini tepatnya adalah bagaimana cara Anda mendapatkan informasi. Inilah perbedaan antara orang yang termasuk dalam kelompok sensor dan intuitif.

Sensor

  • Sensor hanya fokus pada pengalaman langsung yang mereka alami sendiri.
  • Mereka juga suka mengumpulkan data yang diperoleh langsung dari kelima indera yang dimiliki.
  • Alih-alih berhasrat untuk mengubah segala sesuatu di sekitar mereka, sensor lebih senang menjalani hidup apa adanya.
  • Sensor juga lebih suka sesuatu yang nyata dan praktis, serta apa yang benar-benar terjadi pada mereka.
  • Orang-orang dengan preferensi ini hanya memprioritaskan logika. Mereka hanya akan mengejar segala sesuatu yang sudah jelas. Misalnya di dunia kerja, sensor lebih cenderung menggunakan ketrampilan mereka yang sudah terbukti daripada mencoba hal-hal baru yang belum terjamin kesuksesannya.

Intuitif

  • Berkebalikan dengan sensor, orang-orang intuitif cenderung memproses data atau informasi secara lebih mendalam. Mereka akan menggunakan firasat, intuisi, dugaan, atau indera keenam – dan entah apalagi sebutannya.
  • Orang-orang intuitif sangat teliti dalam melihat pola-pola atau menangkap gambar berkualitas tinggi dari sebuah data atau kejadian.
  • Orang-orang dengan preferensi intuition juga suka dengan pemikiran atau benda-benda yang fokus terhadap masa depan. Mereka selalu punya keinginan untuk mengubah dunia dan meninggalkan hidup yang tidak sempurna di masa sekarang.
  • Mereka juga suka mempelajari ketrampilan baru saat bekerja. Orang-orang intuitif selalu menantang diri mereka untuk bisa menguasai ketrampilan baru.

Penjelasan Tipe-Tipe Kepribadian

Seperti yang dijelaskan dalam MBTI, ada 4 dimensi tipe kepribadian:

  • Introvert vs Extrovert (Tertutup vs Terbuka)

Perbedaan antara keduanya terletak pada bagaimana mereka mendapatkan “energi”. Introvert membutuhkan waktu dengan diri sendiri untuk mengisi kembali energi mereka. Sebaliknya, extrovert lebih suka menghabiskan waktu bersama atau berada di sekeliling banyak orang untuk mengisi kembali energi mereka.

  • Sensing vs Intuition

Sensor lebih fokus pada data yang mereka peroleh secara langsung dari pengalaman pribadi. Sebaliknya, orang-orang dengan preferensi intuition mengandalkan pemikiran dan imajinasi mereka. Oleh karena itu, orang-orang intuitif biasanya suka berpikir secara abstrak dalam skala yang lebih besar.

  • Thinking vs Feeling (Pemikir vs Perasa)

Orang-orang dengan preferensi thinking membuat keputusan berdasarkan pemikiran mereka. Sementara itu, orang-orang feeling menggunakan emosi mereka ketika memutuskan sesuatu.

  • Judging vs Perceiving (Penilai vs Pengamat)

Bagi orang-orang dengan preferensi judging, mereka lebih suka mengekseskusi rencana atau tindakan dalam cara yang sistematis dan terjadwal. Sebaliknya, orang-orang perceiving punya kepribadian yang lebih fleksibel dan lebih spontan.

Bagaimana Cara Meraih Kesuksesan Berdasarkan Tipe Kepribadian

Membangun karir yang bersinar tidaklah mudah dan tidak bisa dilakukan secara instan. faktanya, sifat kepribadian punya kontribusi yang besar pada karir Anda. Jadi, inilah beberapa tips untuk membantu Anda mengembangkan diri sesuai kepribadian:

  • Untuk introvert dan extrovert

Kenali diri Anda lebih dalam dan temukan sumber-sumber energi yang Anda butuhkan untuk mencapai kesuksesan dalam karir. Membangun jaringan yang luas bisa jadi cara terbaik untuk meningkatkan kesempatan bagi seorang extrovert. Sedangkan untuk introvert, menawarkan riset yang akurat dan strategis bisa menjadi kekuatan Anda.

  • Untuk sensor dan intuitive

Sensor lebih cocok untuk bekerja di area yang bertumpu pada data. Sedangkan untuk orang-orang intuitive, memilih industri kreatif adalah opsi yang tepat.

  • Untuk thinking dan feeling

Belajarlah untuk menggabungkan kedua kepribadian ini. Karena pada akhirnya, seorang pemikir masih harus belajar untuk memahami perasaan orang lain ketika berhadapan dengan situasi tertentu. Sementara itu, orang-orang dengan preferensi perasa (feeling) terkadang perlu mengesampingkan emosi mereka.

  • Untuk judging dan perceiving

Keduanya tentu saja dibutuhkan dalam karir Anda. Namun, preferensi pengamat (perceiving) jauh lebih menonjol karena sifat kepribadian ini lebih mudah berbaur dan lebih terbuka pada pemikiran orang lain.

Kesimpulan

Intuition vs Sensing, sudah tahu yang mana preferensi Anda? Setiap kepribadian tentu saja memiliki kekuatan masing-masing yang bisa digunakan untuk menentukan jalan karir Anda. Jika Anda cenderung pada intuition, misalnya, belajarlah untuk menarik solusi dengan tidak mengesampingkan analisis data. Tentu saja, menjaga keseimbangan antara intuition dan sensing membutuhkan usaha yang lebih. Namun, jika Anda bisa sukses melakukannya akan lebih mudah untuk meraih tujuan dalam hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like