Kebijaksanaan vs Pengetahuan: Mana yang Lebih Baik?

Knowledge is knowing that a tomato is a fruit. Wisdom is knowing not to put it in a fruit salad.

Kutipan di atas adalah contoh nyata untuk menjawab perdebatan mengenai kebijaksanaan dan pengetahuan. Tidak dapat dipungkiri bahwa keduanya saling berhubungan erat ketika digunakan untuk meningkatkan kesadaran hidup. Akan tetapi, kedua kata tersebut memiliki definisi dan aspek yang berbeda. Perbandingan keduanya dapat memberi Anda gambaran untuk menentukan mana yang lebih penting: menjadi seorang yang berpengetahuan atau menjadi seorang yang bijak.

Kebijaksanaan vs Pengetahuan: Perbedaan Berdasarkan Definisi

Pengetahuan didefinisikan sebagai sekumpulan data, fakta, pemikiran, dan informasi yang telah dan akan didapat sepanjang hidup Anda. Anda dapat memperoleh pengetahuan dengan berbagai cara seperti belajar, riset, observasi, dan pengalaman. Pengetahuan juga bisa diperoleh saat Anda membaca buku, berselancar di dunia maya, atau melihat berita.

Ketika Anda punya banyak pengetahuan, Anda menjadi ornag berilmu. Artinya Anda memiliki cukup informasi untuk memahami subyek tertentu. Hasilnya, Anda akan memiliki kepercayaan diri menggunakan pengetahuan tersebut untuk berbagai tujuan yang berbeda, baik itu untuk menemukan solusi sebuah masalah atau sekedar menyelesaikan aktivitas harian.

Sementara itu, kebijaksanaan jauh lebih dalam dan lebih besar dari pengetahuan. Kebijaksaan adalah kemampuan luar biasa yang biasanya diperoleh dari pengalaman hidup. Membentuk seseorang memiliki kemampuan untuk menilai, memutuskan, dan membedakan pengetahuan apapun yang sudah Anda miliki. Dengan menjadi bijaksana, Anda akan dapat menentukan benar dan salah. Anda juga bisa menjelaskan makna dan alasan di balik pengetahuan yang Anda miliki dan bagaimana penerapannya dalam hidup.

Untuk lebih jelasnya, seorang yang berilmu dapat menjawab pertanyaan yang dimulai dengan kata ‘apa’. Sedangkan orang yang bijak dapat menjelaskan sebuah subyek secara lebih rinci ketika mereka menjawab pertanyaan ‘mengapa’ atau ‘bagaimana’.

Aspek Perbedaan Lain dalam Kebijaksanaan dan Pengetahuan

Selain perbedaan dalam makna dan definisinya, Anda juga bisa membandingkan perbedaan kebijaksanaan dan pengetahuan berdasarkan beberapa aspek tertentu. Meliputi waktu, sumber, dan dampak yang ditimbulkan dalam hidup.

  • Waktu

Kebijaksanaan dan pengetahuan dipengaruhi oleh waktu. Keduanya dapat semakin meningkat seiring berjalannya waktu, bersamaan dengan perkembangan kognitif, mental, dan emosional. Meskipun demikian, waktu memiliki dampak yang lebih langsung terhadap pengetahuan dibandingkan dengan kebijaksanaan. Manusia percaya bahwa semakin lama seseorang belajar, maka ia akan semakin berilmu.

Namun aturan ini tidak berlaku untuk kebijaksanaan. Menjadi bijak tidak bisa diukur dari seberapa lama Anda hidup atau belajar. Misalnya, seseorang yang telah hidup di dunia selama 50 tahun bisa saja membuat keputusan yang tidak bijaksana. Sebaliknya, seseorang yang telah mempelajari satu subyek yang sama selama 15 tahun terbukti lebih berilmu dibandingkan mereka yang hanya belajar selama 5 tahun.

  • Sumber

Aspek lain yang dapat membedakan pengetahuan dan kebijaksanaan adalah sumber yang digunakan untuk memperoleh keduanya. Pengetahuan didapatkan dari sumber-sumber yang pasti. Untuk menjadi orang yang berilmu, Anda bisa mempertajam pemikiran logis dengan menempuh pendidikan tinggi, menghadiri kelas-kelas, mempelajari fakta-fakta yang ada, atau bahkan melakukan riset.

Di sisi lain, meraih kebijaksanaan tidak sesederhana itu. Tidak ada sumber yang pasti untuk mendapatkannya. Sebagian besar kebijaksanaan berasal dari intuisi diri, pengalaman pribadi, karakter moral, dan persepsi subyektif. Tidak ada pendidikan formal yang bisa membuat Anda menjadi orang yang bijak. Kebijaksanaan muncul dari dalam diri, diperoleh ketika Anda mengizinkan diri Anda untuk berpikir, menilai, dan memperhitungkan berbagai macam aspek berbeda dalam hidup untuk memutuskan segala sesuatu.

  • Dampak

Seorang yang berilmu biasanya lebih percaya diri ketika berinteraksi dengan orang lain. Memiliki banyak pengetahuan membuat Anda lebih tertarik dan merasa lebih terlibat dengan kehidupan. Pengetahuan juga bisa berkontribusi pada kesuksesan secara personal dengan memberikan lebih banyak kesempatan bagi Anda.

Jika Anda berpikir pengetahuan membawa banyak dampak positif, kebijaksanaan bisa memberikan lebih banyak lagi. Dengan memperoleh kebijaksanaan, Anda akan tahu bagaimana caranya mendapatkan hidup yang lebih berarti. Lebih dari itu, Anda bisa meningkatkan moralitas dan praktikalitas dalam hidup, juga menggunakan pengetahuan untuk hal-hal yang lebih baik.

Beberapa Contoh Terkait Pengetahuan vs Kebijaksanaan

Di samping semua perbedaan yang ada, pengetahuan dan kebijaksanaan saling berkaitan dan berhubungan. Selain berdasarkan pengalaman pribadi, kebijaksanaan juga berasal dari pengetahuan. Sementara itu, pengetahuan bisa salah arah dan tujuan jika tidak digunakan dengan bijaksana.

Satu contoh yang menarik adalah ketika Anda membaca buku tentang memulai sebuah bisnis. Pada pandangan pertama, Anda boleh mengatakan Anda memperoleh pengetahuan tentang bisnis dari apa yang And abaca. Namun, jika Anda cukup bijak, Anda bisa menggunakan pengetahuan tersebut untuk benar-benar membangun bisnis yang akan menguntungkan bagi Anda di masa depan.

Contoh lainnya adalah ketika Anda melihat tayangan dokumenter tentang bagaimana cara menyelamatkan lingkungan. Kelompok yang berilmu akan menguasai teori pengurangan dan daur ulang, namun orang bijak akan memulai kebiasaan baik dengan mengaplikasikan teori tersebut di kehidupan mereka.

Itulah perbandingan pengetahuan dan kebijaksanaan. Setelah mengidentifikasi perbedaan-perbedaan penting antara keduanya, kini Anda bisa memahami apa yang membuat pengetahuan berbeda dengan kebijaksanaan, dan sebaliknya, apa yang membuat kebijaksanaan lebih besar dari pengetahuan. Pada akhirnya, apakah Anda memilih untuk menjadi orang berilmu, orang bijak, atau mencoba menjadi keduanya, semua tergantung pada diri Anda sendiri—demikian juga dengan pengetahuan dan kebijaksanaan dalam diri Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like