5 Pedoman dalam Menggunakan Kesadaran Diri untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

kesadaran diri

Kesadaran diri merupakan insting dalam diri setiap orang. Sebagai makhluk pandai yang menyadari kekuatan dan kelemahan diri sendiri, Anda harus mengasah insting tersebut sehingga mereka bisa digunakan untuk mengembangkan diri Anda. Dengan demikian, kualitas hidup Anda juga akan meningkat.

Secara umum, kesadaran diri bisa diartikan sebagai ilmu pengetahuan sadar akan motif, karakter, hasrat, dan perasaan seseorang. Topik ini telah menjadi salah satu fokus penelitian di ranah psikologi setelah Shelley Duval dan Robert Wicklund mengembangkan teori memgenai subyek ini pada tahun 1972 lalu.

Beragam penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan sadar tidak hanya bertindak sebagai faktor pendukung yang mengendalikan kesadaran manusia dalam melakukan sebuah tindakan tetapi juga berkontribusi pada pencapaian dalam hidup seorang individu.

Dalam memanfaatkan kesadaran diri untuk meningkatkan kualitas hidup, ikuti 5 pedoman berikut:

1. Gunakan untuk Mengevaluasi Kebiasaan Anda

Seseorang dengan kesadaran diri yang baik terbukti memiliki kecerdasan emosional sehingga mereka bisa dengan mudah membangun kebiasaan positif yang membawa mereka pada kesuksesan. Namun, membangun kebiasaan positif tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Sebelum mulai merubah kebiasaan Anda, lakukan evaluasi dan identifikasi hal-hal negatif yang sedang Anda lakukan. Proses ini hanya bisa dilakukan jika Anda memiliki kesadaran diri yang baik dan tekad yang kuat. Tanpa kedua hal ini, Anda hanya akan berusaha mencari pembenaran dan alasan atas kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut sehingga proses membangun kebiasaan baik menjadi lebih sulit dilakukan.

2. Implementasikan Kesadaran dalam Setiap Hal yang Anda Lakukan

Memiliki kesadaran diri yang tinggi tidak akan merubah apapun jika Anda masik ragu untuk bertindak. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas hidup Anda perlu mengimplementasikan kesadaran Anda dalam setiap hal yang dilakukan. Dengan demikian, Anda akan terbiasa berpikir secara hati-hati dan memahami konsekuensi atas segala hal.

Berpikir dan berencana sebelum bertindak sangat diperlukan sehingga Anda tidak membuat keputusan yang akan Anda sesali. Namun, terlalu lama memikirkan atau membuat rencana tanpa tindakan juga tidak baik karena hal itu akan membuat Anda semakin sulit mengembangkan diri.

3. Gunakan Saat Membuat Keputusan Sulit

Membuat keputusan adalah salah satu hal tersulit dalam hidup. Kita sering mengacaukan pilihan-pilihan yang harus kita buat, terutama jika pilihan tersebut mempengaruhi masa depan kita.

Menggunakan kesadaran diri sebagai “senjata” untuk membuat keputusan sulit adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan. Dengan kesadaran yang baik, Anda dapat mengamati pro dan kontra setiap pilihan yang ada secara obyektif. Kuncinya adalah mempunyai level kesadaran yang bagus. Anda harus mampu menimbang apa yang menjadi penentu utama dalam keputusan yang akan diambil.

Kualitas hidup yang buruk sering disebabkan oleh buruknya pembuatan keputusan. Oleh karena itu, Anda harus teliti dan serius dalam membuat pilihan-pilihan atau keputusan besar dalam hidup.

4. Tentukan Target Utama

Meningkatkan kualitas hidup tidaklah mudah karena hal tersebut berhubungan dengan banyak hal mulai dari kondisi finansial, hubungan, kesehatan fisik dan mental, serta kebahagian secara umum.

Untuk meningkatkan kualitas hidup menggunakan kesadaran diri, Anda harus memiliki target yang jelas dan terukur. Target akan membuat Anda meningkatkan kualitas hidup secara perlahan dan pasti, dan dalam prosesnya dalam mengamati kemajuan yang Anda buat. Akan lebih baik lagi jika Anda menentukan kualitas hidup seperti apa yang ingin Anda rubah terlebih dulu, kemudian menyusun rencana yang sistematis dan realistis untuk mewujudkannya. Dalam kasus ini, kesadaran diri Anda bertindak sebagai “arah” dalam setiap tindakan Anda.

Untuk menentukan target yang realistis, Anda dapat melakukan evaluasi diri komprehensif dan mengumpulkan daftar hal-hal yang ingin Anda ubah dalam hidup. Metode ini berhubungan dengan poin pertama yang disebutkan di atas mengenai evaluasi diri dan membangun kebiasaan positif.

5. Dengarkan Opini Kedua yang Terpercaya dan Konstruktif

Mengandalkan diri sendiri untuk meningkatkan kualitas hidup memang sangat sulit. Lagipula, tidak ada salahnya mendengarkan opini kedua karena Anda bisa memperoleh perspektif yang lebih luas tentang kemajuan yang telah kamu dapatkan untuk mencapai tujuan.

Namun, Anda juga harus menyaring opini-opini yang Anda dengar. Pastikan bahwa setiap suara yang Anda dapatkan untuk mendukung kesadaran diri adalah saran yang obyektif dan konstruktif. Jika Anda mendengarkan opini-opini negatif yang tidak membangun dari orang yang membenci atau meragukan Anda, mereka akan mengganggu perkembangan diri Anda.

Opini yang baik biasanya datang dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman-teman, namun jika tidak memungkinkan, Anda selalu bisa memanfaatkan jasa psikolog sebagai pengganti.

Pada akhirnya, kita bisa mengasumsikan bahwa menggunakan kesadaran diri sebagai kendaraan utama untuk meningkatkan kualitas hidup sangatlah masuk akal. Namun, penting untuk dicatat bahwa peningkatan seringnya memerlukan proses yang panjang dan sulit. Oleh karena itu, daripada tergesa-gesa ingin melihat hasil yang instan, sebaiknya Anda fokus dan menikmati prosesnya untuk memenuhi tujuan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like